Blog ini berisi artikel-artikel yang insyaAllah dapat bermanfaat bagi teman-teman yang merindukan kesejukan kala terik menghujam hati - Risdi Ahmadinejad.




Tips Diet Sehat Berat Badan Bagi Penderita Maag

02.38 Posted In Edit This 1 Comment »
Masalah kelebihan berat badan bisa dialami siapa saja, termasuk penderita maag . Program diet seringkali gagal, karena asam lambung naik tanpa kompromi. Padahal, jika dilakukan dengan benar, diet tetap bisa berjalan lancar bagi para penderita maag. Gangguan pada maag akan terjadi ketika pola makan berubah.

Jadwal makan yang tidak beraturan, menyebabkan lambung sulit beradaptasi. Jika produksi asam lambung ini terjadi terus menerus, maka akan membuat iritasi dinding mukosa pada lambung. Inilah yang menyebabkan rasa perih dan mual, yang akhirnya memudarkan niat untuk berdiet. Berikut ini Tips program diet sehat dan nyaman khusus untuk para penderita maag:

1. Kurangi Pemicu. Meski menderita gangguan lambung, prinsip menurunkan berat badan tetap sama, yaitu makan teratur, mengurangi asupan lemak dan rutin berolah raga. Bedanya, bagi penderita maag, ada baiknya mengurangi makanan yang merangsang asam lambung, seperti durian, kopi, keju, makan yang terlalu pedas dan yang banyak mengandung gas.

2. Makan Teratur. Makan dengan jarak waktu teratur adalah prinsip utama bagi penderita maag. Makanlah dalam porsi kecil setiap 3 jam sekali. Jangan pernah membiarkan perut terlalu lama kosong. Selain mengurangi makan, cobalah lebih teratur berolah raga, misalnya jalan kaki 30 menit sehari.

3. Step by Step. Menurunkan berat badan, sebagaiknya tidak dilakukan secara drastic. Capailah berat badan ideal dalam beberapa tahap. Misalnya, tahap pertama, tentukan target menurunkan berat badan sekitar 5-10% atau 4-9 kg dari berat badan saat ini. Setelah target pertama tercapai, barulah menentukan target kedua dan selanjutnya.

4. Perkecil Porsi. Kurangilah jumlah makanan hingga 1/3 atau ½ dari porsi yang biasa Anda makan. Ganti camilan dengan buah-buahan segar tidak asam. Minum susu nonfat tanpa gula atau the hangat tanpa gula. Sebagi teman minum the, Anda bisa memilih crackers sehat. Selain itu hindari pengolahan makanan dengan minyak atau santan kental. Di tengah menjalani program diet ini, jika perlu berkonsultasilah dengan dokter untuk konsumsi obat maag.

Baca Selanjutnya..

Tips Mencegah Kanker Serviks

02.36 Posted In Edit This 0 Comments »
Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim, yaitu bagian rahim yang menghubungkan rahim bagian atas dengan vagina. Kanker ini disebabkan oleh sejenis virus yang dinamakan Human Papiloma Virus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan seksual. Namun tidak semua virus HPV berkembang menjadi kanker serviks. HPV sangat mudah menuliar dan dapat menginfeksi siapa saja yang aktif secara seksual, baik laki-laki maupuan perempuan.

Gejala yang muncul juga sulit terdeteksi sehingga kadang orang tidak menyadari sudah terinfeksi atau bahkan menularakannya. Kankes serviks menduduki peringkat pertama dari semua kanker yang menyerang wanita –kebanyakan di negara-negara berkembang. Setiap tahunnya ada sekitar 600.000 kasus baru dan 300.000 kematian akibat kanker serviks. Hampir 80% kasus ini terjadi di Negara berkembang. Kanker serviks menempati posisi kedua kanker yang diderita wanita, dan menempati urutan pertama di Negara berkembang. Namun, kabar baiknya, tidak seperti penyakit kanker yang lain, kanker serviks dapat dicegah karena memiliki masa preinvasif (sebelum ganas) yang lama, pemeriksaan sitologi (sel) untuk mendeteksi dini kanker serviks sudah tersedia, terapi bibit keganasan (lesi perinvasif) cukup efektif. Berikut ini Tips mencegah Kanker Serviks:

1. Deteksi Dini. Lakukan pemerksaan screening secara teratur 1 tahun sekali untuk mengetahui lesi pre-kanker. Dengan ditemukan gejala awal tersebut, kanker bisa segera diterapi. Jika masih stadium awal, kanker bisa disembuhkan total.

2. Mengganti Pakaian Dalam Teratur. Jangan segan mengganti pakaian dalam dengan yang bersih dan kering, minimal 2 kali sehari.

3. Selalu Kering. keringkan area kelaminmu setiap setelah buang air kecil.

4. Mengganti Pembalut. Biasakan mengganti pembalut, minimal 2 kali sehari.

5. Diet Makanan. Hindari konsumsi makanan yang meningkatkan produksi lender, seperti nanas, timun dan kol.

6. Jaga Vagina Anda. Jangan memegang vagina dengan kuku yang kotor.

7. Tidak Melakukan Seks Bebas. Hindari prilaku seks bebas karena seks bebas merupakan media penularan segala jenis penyakit kelamin yang sangat efektif.

Baca Selanjutnya..

Tips Cara Menghilangkan Penyakit Hati - Iri, Dengki, Fitnah, Hasut, Prasangka Buruk, Berkhianat, Dll

19.01 Posted In Edit This 0 Comments »
Berbagai jenis-jenis atau macam-macam penyakit hati telah dijelaskan pada tulisan / artikel lalu seperti iri hati, dengki, hasud, su udzon, khianat, dan lain sebagainya. Penyakit-penyakit ini apabila tidak ditangani dan ditanggulangi dengan baik bisa berakibat buruk pada diri kita. Seperti halnya sakit pada organ tubuh / fisik kita, penyakit hati yang berupa sifat perilaku buruk bisa diobati / disembuhkan dengan obat hati.

Berikut ini adalah beberapa obat untuk menyembuhkan penyakit hati kita :

1. Tidak Banyak Bicara

Terlalu banyak bicara dapat membuat hati kita menjadi keras. Berbicaralah yang tidak penting secukupnya dan hindari menjadi orang yang omong besar, omdo / omong doang, pembual, tukang bohong, ghibah, ngerumpi, dan lain sebagainya. Banyak bicara dalam kebaikan boleh-boleh saja seperti untuk mengajar, petugas pelayanan, ngobrol biasa dengan teman, tetangga, keluarga, dan lain sebagainya.

2. Menjaga Emosi Dan Nafsu

Emosi dapat membuat hidup menjadi tidak tenang. Oleh karena itu kita sebaiknya selalu menjaga emosi kita agar tidak menjurus ke penyakit hati. Beberapa contoh nafsu yang harus kita tundukkan antara lain seperti nafsu akan harta, nafsu seks, nafsu makan, nafsu jabatan, nafsu marah, nafsu mewujudkan impian, dan lain sebagainya. Salah satu cara untuk melatih emosi dan nafsu kita adalah dengan melakukan ibadah puasa, baik puasa sunah maupun puasa wajib ramadhan.

3. Selalu Mengingat Allah SWT

Ada beberapa cara untuk dapat selalu mengingat Allah SWT yaitu seperti dengan rajin sholat baik sholat wajib lima waktu, shalat tahajud, sholat dhuha, solat malam, dan lain-lain. Selain itu zikir, doa dan mengaji atau membaca al-qur'an juga dapat menghindarkan kita dari penyakit hati. Diharapkan dari mengingat Allah SWT kita menjadi takut atas ancaman Allah SWT jika kita melakukan dosa yang disebabkan oleh penyakit hati dan perbuatan maksiat.

4. Bergaul Dengan Orang Saleh / Soleh

Dengan berteman dengan orang-orang yang penuh dengan penyakit hati hanya akan menulari kita dengan penyakit-penyakit itu sehingga kita akan semakin jauh dari Allah. Salah pergaulan juga dapat menambah dosa akibat perbuatan maksiat yang baik disadari atau tidak telah kita lakukan. Lain hal apabila kita bergaul dengan orang shaleh yang selalu menjaga dan membatasi diri dalam pergaulan agar mereka tidak terjerumus dalam maksiat.

Semoga anda selalu terhindar dari penyakit hati, serta masalah yang disebabkan olehnya.

[diambil dari berbagi sumber]

Baca Selanjutnya..

7 Cara Mengecilkan Perut - Tips Mengecilkan Perut Buncit

06.51 Posted In Edit This 0 Comments »
Bagaimana cara mengecilkan perut yang buncit? Apakah ada tips mengecilkan perut secara alami? Memiliki perut gendut memang bukan hal yang patut dibanggakan. Selain tak sedap dipandang, kondisi ini juga bisa merusak penampilan. Timbunan lemak yang berlebihan di bagian perut nyatanya bisa menghambat fungsi hati sebagai penyaring racun dalam darah.
Dengan kondisi ini membuat sistem sirkulasi tubuh tidak berjalan normal dan menjadi pemicu timbulnya berbagai masalah kesehatan, seperti kadar kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi.

Sebagian besar perut menggelembung alias buncit disebabkan oleh faktor dasar yaitu diet dan gaya hidup. Berikut ini beberapa cara untuk menghilangkan perut buncit baik pada pria maupun wanita, cekidot :

1. Minum air
Jika kepenuhan perut disebabkan oleh penyimpanan air, Anda sebenarnya dapat mengurangi masalah tersebut dengan minum air lebih banyak. Hal ini akan mencairkan konsentrasi sodium dalam tubuh sehingga meningkatkan jumlah air yang keluar dari sistem. Minum lebih banyak air juga menjamin fungsi empedu efektif untuk mengeluarkan produk sampah. Jangan merubah konsumsi air saat diet karena banyak bahan yang sulit dicerna dan dapat menyebabkan perut menggelembung.

2. Makan perlahan-lahan
Hindari makan cepat, karena ketika Anda menelan terlalu cepat, setidaknya udara tertahan dalam usus dan membentuk gas yang dapat memicu penggelembungan perut. Selalu duduk saat makan dan kunyah makan secara perlahan-lahan. Makanan yang tidak terkunyah menjadi bagian-bagian kecil tidak dapat dicerna dengan sempurna yang kemudian menghasilkan banyak gas yang menimbulkan penggelembungan.

3. Mengurangi konsumsi garam
Terlalu banyak garam dalam diet menambah ektra sodium terhadap cairan tubuh yang memperlambat mekanisme sehingga mendorong air keluar dari sel. Akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.

4. Konsumsi serat yang tepat
Serat adalah elemen penting dalam diet, tetapi untuk mengimbangi penyimpanan air yang menyebabkan penggelembungan, makanlah serat dalam buah-buahan seperti apel dan pear yang memiliki banyak kandungan air.

5. Awasi pengobatan
Perut yang mengembang adalah efek samping dari konsumsi obat. Aspirin kadang-kadang menyebabkan masalah perut yang memicu sembelit dan penggelembungan, termasuk pil kontrasepsi.

6. Hindari sembelit
Sembelit didefinisikan sebagai memiliki lebih sedikit dari tiga kali buang air besar dalam seminggu atau jika terlibat ketegangan. Sebagai akibat perut terasa menambah besar. Untuk merangsang isi perut, tingkatkan konsumsi serat dari buah-buahan dan sayuran, lakukan secara gradual untuk menghindari fermentasi dan produksi gas yang berlebihan.

7. Olahraga
Olahraga memang salah satu cara yang wajib ditempuh untuk menghilangkan si perut buncit. Olahraga akan membantu menggerakkan cairan dalam perut yang dapat menyebabkan perut besar dengan mendorongnya keluar dari jaringan dan masuk aliran darah dimana akan dilkeluarkan sebagai keringat atau dibawa ke empedu untuk dikeluarkan sebagai urine. Olahraga yang disarankan antara lain aerobik.

Itulah beberapa tips mengatasi perut buncit yang bisa anda lakukan, sekalian baca juga cara mengatasi ejakulasi dini secara alami. Selamat mencoba dan semoga berhasil mengecilkan perut Anda! [@ dikutip dari berbagai sumber]
Baca Selanjutnya..

Aku Menangis Untuk Adikku 6 Kali

19.08 Posted In Edit This 0 Comments »
Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
"Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan,
"Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!"
Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi.

Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata,
"Ayah, aku yang melakukannya!"
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas.

Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? ... Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!"

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata,
"Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku.

Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun Aku berusia 11. Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten.

Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, "Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik...hasil yang begitu baik..." Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?"Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, "Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku."

Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. "Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!" dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata,
"Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini."

Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku:
"Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang."Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata ber- cucuran sampai suaraku hilang.

Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas) . Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, "Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!"Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?"
Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?"Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku.

Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, "Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. .."Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, "Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu."Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.

Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23. Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. "Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!" Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini.Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya?
Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.."Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. "Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya.
"Tidak, tidak sakit.Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan..."Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku.

Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini."Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit.

Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, "Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?"
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya.
"Pikirkan kakak ipar--ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan.
Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?"

Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: "Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!"
"Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku.

Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?" Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku."

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. "Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu.Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya.

Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya."Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku.Kata- kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, "Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku." Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.

Baca Selanjutnya..

9 cara paling JITU menangkal SAKIT GIGI

16.27 Posted In Edit This 1 Comment »
Sakit gigi sangat umum, tetapi adalah penyebab ketidaknyamanan besar dan rasa sakit. Ada beberapa penyebab sakit gigi seperti peradangan dan infeksi pada kerusakan, gigi gigi atau kondisi suhu ekstrim. kebersihan oral sangat penting bagi kesehatan umum. Selain menyikat dan membersihkan gigi dan gusi dengan benar Anda harus memastikan untuk mengambil diet yang tepat. Asupan gula harus dipotong down untuk kesehatan mulut yang baik.

Sakit gigi dapat menyembuhkan berbagai cara. Jika Anda menderita kerusakan gigi maka anda harus mengunjungi dokter gigi untuk memiliki Anda diperlakukan secara profesional. Infeksi pada gigi dan gusi biasanya dapat diobati dengan antibiotik. Ada solusi alami dan berbagai rumah juga yang membantu menyembuhkan sakit gigi Anda lebih cepat. Mari kita membahas beberapa rumah solusi untuk sakit gigi.


Tempatkan sepotong bawang pada gigi atau mengunyah selama beberapa menit. Ini adalah obat yang sangat baik untuk sakit gigi.
rumput gandum Mengunyah bekerja sangat baik dalam membunuh bakteri di gigi. Ini juga membersihkan dari racun dan membuat gigi sehat dan string.
Mengunyah cengkeh juga merupakan obat yang sangat baik untuk sakit gigi. Minyak cengkeh dapat digunakan untuk memijat lembut gigi membusuk untuk hasil yang bagus.
Campuran sejumput lada di seperempat sendok garam umum dan gosokkan pada gigi anda. Campuran ini tidak hanya membunuh bakteri pada gigi, tetapi juga membersihkan mereka dari racun dan agen berbahaya lainnya.
Campuran sejumput asafetida di beberapa jus lemon dan panas campuran sedikit. Kemudian pijat di gigi Anda. Asafetida memiliki anti bakteri kualitas yang sangat baik.
Penerapan paket es di pipi dan rahang membantu dalam mengurangi rasa sakit dan juga melemaskan gigi.
cengkeh Bawang putih memiliki sifat anti bakteri yang sangat baik. Menempatkan siung bawang putih pada gigi membantu dalam menyembuhkan sakit gigi.
Makan buah-buahan kaya vitamin C sangat baik untuk gigi. Minum jus lemon dan makan buah-buahan sitrat lainnya membantu menjaga kesehatan gigi.
Menerapkan campuran minyak mustard dan bubuk kunyit pada gigi juga merupakan penyembuh yang sangat bagus.

Baca Selanjutnya..

Keindahan Akhlak

00.20 Posted In Edit This 0 Comments »
Peristiwa yang saya lihat dan kemudian saya ceritakan pada tulisan berikut ini sesungguhnya terjadi sudah cukup lama, tidak kurang dari 17 tahun yang lalu. Tapi rasanya saya tidak pernah melupakannya. Saya rasakan peristiwa yang saya maksudkan itu sedemikian indahnya.

Cerita yang saya maksudkan ini, sesungguhnya juga sederhana saja, yaitu hanya terkait tentang pengajian, kebaktian anak terhadap orang tua, dan ditambah lagi tentang semangat berbagi. Saya sebut sebagai hal sederhana, karena sesungguhnya bisa dilakukan oleh siapapun, sekalipun ternyata jarang terjadi. Maka, itulah sebabnya, peristiwa itu saya rasakan sebagai sebuah keindahan yang selalu saya ingat.



Ketika saya masih menjabat sebagai Pembantu Rektor I Universitas Muhammadiyah Malang, kira-kira 17 tahun yang lalu, saya menyelenggarakan pengajian, yang diikuti oleh para pimpinan, dosen, dan karyawan kampus itu. Pada pengajian itu, sebagai pembicara, saya mengundang Pak AR Fahruddin, Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang bertempat tinggal di Yogyakarta.



Untuk maksud pengajian itu, saya memohon kesediaan beliau lewat tilpun. Saya sudah merasa terbiasa berkomunikasi dengan beliau, sehingga sekalipun pembicaraan itu hanya lewat tilpun, saya rasa tidak mengapa. Beliaupun juga melayani pembicaraan itu dengan baik. Selain itu saya tahu, bahwa beliau itu selalu mengedepankan kesederhanaan, kemudahan, dan efisiensi. Pembicaraan lewat tilpun jauh lebih sederhana, mudah, dan efisien daripada saya harus menghadap beliau ke Yogyakarta.



Saya sangat bersyukur ketika itu, beliau memenuhi permohonan saya, sekalipun hanya saya ajukan permohonan itu lewat tilpun. Selanjutnya, saya mohon kepada beliau ketika itu, agar ketika hadir ke Malang, supaya menggunakan pesawat terbang saja. Saya memohon agar beliau tidak naik mobil, supaya tidak terlalu capek. Usulan itu saya ajukan, dengan pertimbangan selain beliau sudah cukup sepuh, juga beberapa waktu, saya dengar kesehatannya harus selalu dijaga. Atas usul saya itu, beliau mengiyakan.



Menjelang tiba waktunya pengajian, Pak AR Fahruddin datang. Ternyata tidak jadi naik pesawat terbang, beliau diantar oleh putranya, yaitu Pak Sukri dengan mobil. Saya ketika itu kaget dan menanyakan, mengapa tidak naik pesawat sebagaimana yang saya usulkan terdahulu. Maka, dijawab secara spontan oleh beliau, bahwa dengan mobil biayanya lebih murah.



Kehadiran Pak AR,------begitu biasanya disebut, diantar oleh putranya, saya rasakan sebagai keindahan yang luar biasa. Keindahan yang saya lihat ketika itu, di antaranya adalah bagaimana seorang tua telah berhasil mendidik putranya, hingga ketika ayahnya pergi, ia tidak sampai hati membiarkan sendirian, hingga harus mengantarkannya. Selain itu, saya juga membayangkan, alangkah nikmatnya, bagi seorang anak, berkesempatan mengantarkan orang tua, berdakwah menyampaikan pesan-pesan rasulullah kepada banyak orang.



Peristiwa itu saya rasakan sebagai sesuatu yang sangat indah. Seorang yang sudah tua, lagi pula kesehatannya sudah sering terganggu, tetapi masih berkenan memberikan pengajian di tempat yang jarak tempuhnya cukup jauh. Saya melihat, adanya kecintaan, tanggung jawab dan amanah menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui ceramahnya. Keindahan lainnya ketika itu, saya juga melihat adanya bakti seorang anak terhadap orang tua. Pak Sukri, putra Pak AR, ketika itu saya lihat, dengan sabar, ikhlas, dan tawadhu’ mengantar ke mana saja ayahnya pergi, untuk menunaikan tugas-tugas kepemimpinan umat.



Dengan kedatangan Pak AR ketika itu, pengajian berlangsung. Di lingkungan Muhammadiyah, pengajian Pak AR sangat disukai. Ceramahnya selalu terasa enak, segar, dan teduh. Dalam ceramah, Pak AR tidak pernah menyinggung perasaan siapapun. Biasanya, dalam ceramahnya, selalu mengundang senyum dan bahkan gelak tawa. Nilai-nilai ajaran Islam yang disampaikan, biasanya mudah dipahami, terasa enak didengar, dan mendatangkan semangat untuk menjalankannya. Sebagai seorang Kyai, begitulah biasanya, tatkala menyampaikan pesan-pesan, termasuk dalam pengajian, selalu mengemasnya dengan bahasa yang enak dan menarik.



Sebulan setelah pengajian Pak AR, ada sesuatu yang saya rasakan sangat mengharukan lagi. Yaitu, saya mendapatkan kiriman dari beliau, berupa buku-buku berukuran kecil, tulisan Pak AR sendiri. Dalam surat pengantarnya, beliau pesan agar buku-buku dimaksud ditaruh di perpustakaan, dan sebagiannya agar diberikan kepada para dosen dan karyawan. Yang sangat mengharukan lagi, di bagian bawah buku kecil tersebut tertulis keterangan, bahwa : “buku ini dicetak dari sisa biaya perjalanan menghadiri pengajian yang diberikan oleh di Universitas Muhammadiyah Malang”. Pak AR., dengan cara itu, memberikan contoh tentang kejujuran dan sekaligus semangat berbagi.



Pak AR Fahruddin, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sudah lama dipanggil oleh Allah swt., wafat. Akan tetapi keindahan hati dan ketauladanannya sulit saya lupakan. Saya membayangkan, jika apa yang dilakukan oleh Pak AR, juga dimiliki dan dilakukan oleh para pemimpin bangsa ini, maka saya membayangkan, bangsa ini tidak perlu capek memberantas korupsi dan bentuk penyimpangan lainnya. Bahkan, kiranya juga tidak perlu ada KPK, apalagi harus sibuk dan sulit mencari dan memilih ketuanya, seperti yang dialami sekarang ini. Akhlak Rasulullah yang dianut oleh Pak AR memang benar-benar indah. Wallahu a’lam

Sumber : http://rektor.uin-malang.ac.id/index.php/artikel/1461-keindahan-akhlak-.html
Baca Selanjutnya..

kumpulblogger.com